Jumat, 23 Mei 2014

Kandungan Dan Manfaat Buah Kiwi

Untuk Menjaga Kesehatan Mata dan Mencegah Katarak



Buah kiwi merupakan sejenis buah beri yang pada umumnya memiliki bentuk oval. Ukurannya kurang lebih sebesar telor ayam, mempunyai kulit yang berwarna hijau kecoklatan sedangkan daging buahnya memiliki warna hijau terang (keemasan) dan terdapat biji kecil-kecil yang berwarna hitam. Buah ini mempunyai tekstur yang sangat halus dan rasanyapun unik. Buah kiwi yang kaya akan serat ini sekarang sudah mulai ditanam di banyak negara.
Buah kiwi memiliki kandungan enzim yang disebut dengan actinidin (enzim protease) yang mempunyai kemampuan menghancurkan protein sehingga tubuh menjadi mudah untuk menyerapnya.



Menurut The University of Maryland Medical Center, buah yang kaya vitamin E bisa mengurangi kerutan pada kulit. Dalam penelitian terhadap hewan, vitamin E bisa mengurangi efek buruk sinar matahari dari dalam secara alami.
Dalam 100 gram buah kiwi terdapat 1,5 mg vitamin E, dan 92.7 mg vitamin C di dalamnya. Vitamin C diperlukan untuk memproduksi kolagen yang bisa menjaga kekencangan kulit. Kekurangan kolagen bisa membuat kulit kehilangan elastisitas dan membuatnya tampak kusam.
Tak hanya mengencangkan kulit, vitamin C juga membantu memperbaiki kulit. Kandungan vitamin C dalam kiwi rupanya lebih banyak dibandingkan buah jeruk. Vitamin C dalam kiwi membantu cegah kulit kering.

Buah kiwi berguna untuk membantu proses pencernaan karena mengandung serat yang lebih tinggi dari apel, jeruk, dan pisang. Kandungan serat dari buah kiwi dibagi menjadi 2 jenis yaitu serat tidak larut dan serat larut. Serat tidak larut berguna untuk menjaga kesehatan usus dengan memberikan makan kepada bakteri baik dan mecegah konstipasi. Menurut Fiasttuti fungsi dari usus tidak hanya sebagai pencernaan saja tetapi juga memiliki fungsi lainnya yaitu untuk menjaga daya tahan tubuh, mencegah racun masuk, serta menjaga dan mencegah bakteri jahat masuk kedalam tubuh.
Beberapa manfaat buah kiwi untuk kesehatan lainnya :
  • Dapat menjaga kesehatan kulit kita karena buah kiwi mempunyai kandungan vitamin E.
  • Kesehatan kardio vascular dapat meningkat karena buah kiwi mempunyai kemampuan untuk mencegah akumulasi deposito plak di dinding arteri.
  • Kita tercegah dari penyakit sesak nafas, asma, dan mencegah batuk pada anak.
  • Kandungan senyawa lutein pada buah kiwi berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah katarak.
  • Sumber antioksidan berkualitas yang bisa melawan kanker karena buah kiwi mengandung nutrisi nabati, karotenoid, dan flavonoid.

Manfaat Murbei untuk Kesehatan Tubuh




Murbei berasal dari Cina dan bisa tumbuh baik pada daerah ketinggian lebih dari 100 m dpl, serta memerlukan banyak sinar matahari. Isilah murbei ada banyak kita kenal dengan berbagai nama murbain(jawa); kerta,kitau (sumatera) ; sangye (cina), maymon, dau tam (vietnam); morus leaf, morus fruit, mulberry leaf, mulberry bark ; mulberry twigs, white mulberry, mulberry (Inggris).
Murbei merupakan tumbuhan yg sudah dibudidayakan dan menyukai daerah2 yg cukup basa seperti dilereng gunung, tetapi pada tanah yg berdrainase baik, kadang ditemukan tumbuh liar.
Pohon tinggi sekitar 9 m , percabangan dan bedaun banyak, cabang muda berambut halus. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai yang panjangnya sekitar 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5-20cm, lebar 1,5-12 cm dan warnanya hijau.


Murbei memiliki banyak kasiat, baik itu buah daun hingga ranting murbei. Buahnya banyak berupa buah buni, berair dan rasanya enak, tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya digunakan untuk makanan ulat sutra, daun enak disayur dan berkhasiat sebagai pembersih darah bagi orang yg sering bisulan.
Selain itu daun murbei sebagaimana disiarkan apotekherbal daun murbei juga memiliki kasiat lain di antaranya:
Demam, flu, malaria, batuk, rematik, darah tinggi ; kencing manis (diabetes melitus)
Kaki gajah ; radang mata merah , memperbanyak asi (air susu ibu), keringat malam, muntah darah, batuk darah, batuk berdahak, kolesterol tinggi.
Cacingan, muka bengkak, sukar kencing, neurastenia, jantung berdebar, rasa haus dan mulut kering, sukar tidur, telinga berdenging, sembelit, tuli.
Vertigo,hepatitis, kurang darah, rambut uban, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit gigi, sakit pinggang, suburkan rambut.

CARA PEMAKAIAN:
Tekanan darah tinggi, kaki bengkak
Daun murbei segar sebanyak 15 gr dicuci bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin air disaring lalu dibagi untuk 2 x minum pagi dan sore.
Perbanyak keluarnya ASI
Daun dimasak sebagi sayur lalu dimakan dengan nasi.
Kencing nanah kulit
Akar murbei, adas pulosari dan kayu sandel direbus.
Bisul dan radang kulit
Daun segar sebanyak satu genggam cuci lalu rebus dengan dua gelas air biarkan sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin kemudin disaring, diminum sekaligus.
Rebusan daun murbei juga berguna untuk membersihkan darah jika diminum secara teratur.
Luka – borok
Cuci bersih lalu dioleskan dengan minyak kelapa. Layukan di atas api kemudian diremas2 dengan jari tangan hingga lemas. Kemduan daun dipakai untuk menutup luka. Sebelumnya luka dicuci dulu dengan rebusan akar trenguli.


Jika digigit ular
Daun murbei segar sebanyak 20 gram cuci lalu digiling halus, tambahkan 1/2 cangkir air masak, disaring dan diperas; air yang terkumpul bisa langsung diminum sekaligus.
Berkeringat malam
Daun murbei kering dijadikan serbuk sebanyak 6-9 gram kemudian direbus dengn air beras sampai mendidih, setelah dingin lalu diminum.
Rematik, ranting murbei kering sebanyak 15 gram rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
Untuk hepatitis kronis, kurang darah, tekanan darah tinggi
Buah murbei segar sebanyak 10 gram ditambah air masak 1 gelas lalu diblemder. Hasil blenderan langsung diminim sekaligus.
Jantung lemah
Buah murbei secukupnya kemudin dijus lalu minum.
Napas pendek, bengkak di mata kaki dan rasa nyeri di dada akan berkurang degan meminum jus buah murbei setiap hari.
Di luar negeri daun murbei kini telah dibuat obat suntik. Menyebabkan nyeri likal tempat suntikan, kadang menggigil, demam dan sakit kepala yg tidak memerlukan pengobatan khusus.
Pemakaian ranting dihindari bila ada sindrom defisiensi yin.Pemakaian buah sebaiknya dihindari bila sedang diare akibat dingin dan adanya defisiensi limpa dan lambung.

Komposisi
Sifat kimiawi dan effek farmakologis :
daun bersifat pahit, manis, dingin masuk meridian paru dan hati. Sedang buah bersifat manis, dingin, masuk meridian jantung, hati, dan ginjal. kulit akar bersifat manis, sejuk masuk meridien paru. Ranting pahit, netral, masuk meridien hati.
Kandungan Kimia
Daun murbei mengandung ecdysterone, inokosterone, lupeol, betasitosterol, rutin, moracetin, isoquersetin, scopoletin, scopolin, alfa, betahexenal, cis beta hexenol, cis lamdahexenol, benzaidehide, eugenol,lanaloolbenzyl alkohol, butylamine, acetone, trigonelline, cholin, adenin, asam amino, copper, zinc, vitamin (a,b1,c dan karoten), asam klorogenik,asam fumarat, asam folat, asam formyltetrahydrofolik, dan mioinositol dan juga mengandung phytoestrogens.
Murtea (teh murbei)
Teh mubei baik untuk kesehatan ginjal. Penyakit yang mungkin timbul akibat gangguan ginjal adalah sakit kepala, insomnia, darah kotor, kencing manis, keputihan, keracunan obat/makanan, gangguan narkoba, asam urat, kolesterol, pengeroposan tulang.
Selain itu, juga mencegah timbulnya penyakit-penyakit pada orang tua, menjaga stamina, mencegah stroke, menormalkan tekanan darah, menyeimbangkan berat badan, membantu menghilangkan panas dalam dan susah buang air besar/sembelit.
Bahkan teh murbei mampu menurunkan tingkat pengumpulan lemak di hati, mengandung klorofil dan vitamin C, serta menetralkan racun karena bersifat detoksifikasi.


sumber : tanamanbuatobat.blogspot.com/