Tidak semua pihak bersedia menerima dan mematuhi keputusan FIFA. Demi sepakbola Indonesia, semua pihak diharapkan anggota Komite Normalisasi (KN) FX Hadi Rudyatmo bisa legowo. Pasalnya menuruti aturan FIFA tak berarti Indonesia didikte.
Bulan ini FIFA dua kali mengeluarkan keputusan soal Indonesia. Intinya sama yakni FIFA membentuk KN yang menggantikan Exco PSSI. Selain itu KN juga bertugas untuk menyelenggarakan pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan komite eksekutif periode berikutnya.
Keputusan FIFA ini belum bisa diterima berbagai kalangan. Salah satunya yang belum bisa menerima adalah Komite Pemilihan (KP). KP ini--bersama Komite Banding (KB)--dibentuk lewat Kongres tanggal 14 April silam. Namun FIFA hanya mengakui KB saja.
Pihak KP melalui wakil ketua Wisnu Wardana menilai bahwa keputusan FIFA itu ngawur dan KP bertekad untuk maju terus menjalankan agenda mereka. Namun, FX Hadi Rudyatmo berharap semua pihak bisa menerima keputusan dari badan tertinggi sepakbola dunia itu.
"Mestinya bangsa dan negara ini harus legowo dengan keputusan itu. Tinggalkan dan tanggalkan kepetingan pribadi," ujar Hadi kepada detikSport, Jumat (22/4/2011).
"Keputusan FIFA itu bukan berarti Indonesia didikte. Tidak seperti itu artinya. Sudah ada hitam di atas putih, mari kita laksanakan itu. Saya berharap tentunya semua pihak mau berbesar jiwa. Saya berharap Indonesia segera dapatkan ketua umum PSSI baru karena hal lain lebih penting seperti SEA Games sudah di depan mata."
Hadi meminta kepada KP untuk menghargai usaha ketua KN Agum Gumelar yang sudah datang ke Swiss dan melaporkan situasi terkini dan berkonsultasi mengenai apa yang terjadi ke Indonesia FIFA.
"Pak Agum sudah berjanji memperjuangkan keinginan KP, kelompok 78 itu. Sudah dilakukan. Tetapi FIFA dengan tegas memutuskan itu. Keputusan sepreti ini monggo kita lakukan bersama. Sebab apa yang dilakukan KP tersebut bisa menghambat," lugas ketua umum Persis Solo itu.
Beberapa waktu lalu Hadi menilai bahwa KN melenceng dan dia mengancam untuk mundur dari keanggotaan komite bentukan FIFA ini. Pria yang juga wakil walikota Solo itu menjelaskan bahwa KN sebenarnya tidak melenceng.
"KN itu tidak melenceng. Namun ada oknum dari luar yang memang ingin menekan. KN dari awal sampai dengan tanggal 14 April memang mau melaksanakan tugas dari FIFA. Sementara Komite Pemilihan ingin hal lain. Namun FIFA tak bisa menerima hal itu," ujar dia.
"Saya sendiri tetap di KN, kecuali oleh FIFA KN sudah dinyatakan tidak dipakai lagi," tutupnya.
This Blog has NANA .. nana say thanks for the visitor of this blog .. please leave a message or criticism, your comments on this blog guest book .. Thank you for his visit .. GREETINGS ONE SOUL.
Sabtu, 23 April 2011
'Reformasi Sepakbola Indonesia Gagal'
Keputusan FIFA soal sepakbola Indonesia membuat reformasi sepakbola di Indonesia gagal. Perbaikan sepakbola hanya sebatas pergantian orang di posisi ketua umum, namun kualitasnya belum diketahui.
Bulan ini FIFA dua kali mengeluarkan keputusan soal Indonesia yang pertama dirilis pada tanggal 4 April dan yang kedua pada 21 April. Inti dari dua keputusan itu sama. Salah satunya adalah menganggap tidak eligible empat nama yakni Nurdin Halid, George Toisutta, Nirwan D Bakrie, dan Arifin Panigoro.
Untuk Nurdin, dia memang tidak layak karena merupakan mantan narapidana--Sesuatu yang memang dilarang dalam aturan FIFA. Sedang penolakan untuk tiga nama lainnya menimbulkan sejumlah penolakan.
Pengamat sepakbola Budiarto Shambazy menilai bahwa dari tiga nama yang ditolak itu, dua nama yakni Arifin Panigoro dan Nirwan Bakrie sebenarnya memiliki rekam jejak yang bagus. Dengan adanya penolakan itu membuat bisa muncul masalah baru.
"Akan banyak masalah baru. Contoh LPI yang sudah jalan, lalu mau diapain? Arifin Panigoro tidak boleh maju, ada risiko LPI bisa bubar. Itu bahayanya," ujar Budiarto dalam perbincangan dengan detikSport, Kamis (21/4/2011) malam WIB.
"Untuk Nirwan, bahayanya dia berpikir: saya sudah tidak ada peran, lalu mau apa? Untuk apa saya beli klub, kirim pemain ke luar negeri. Kerugian lebih besar," ulas wartawan senior tersebut.
Budiarto mengatakan keputusan FIFA itu juga membuat reformasi sepakbola Indonesia di ambang kegagalan. "Sudah telat. Reformasi gagal. Keadaan ini ibaratnya lose-lose solution. Kegagalan reformasi sepakbola ini akibat FIFA mengesampingkan fakta di lapangan," jelasnya.
Untuk saat ini, Budiarto menilai bahwa Indonesia hanya bisa menerima saja keputusan dari FIFA. "Percuma, bila melawan nanti dibilang ngambek, bisa di-banned. Terima saja dengan cemas. Menurut saya reformasi sepakbola gagal dan hanya ganti ketua umum baru."
"Kita sudah lelah perjuangkan reformasi. Pihak reformasi sudah, yah let's see saja keadaannya. Antusiasme sudah turun drastis, kerasa banget. Saya ngobrol dengan banyak kalangan soal ini, mereka udah terima kalau sudah gagal."
Dua calon yang menurut Budiarto memiliki kapabilitas sudah dilarang oleh FIFA. Risikonya adalah munculnya nama-nama baru yang belum teruji. Bahkan tidak menutup kemungkinan posisi PSSI-1 bakal diisi orang partai.
"PSSI bisa menjadi vote-getter untuk 2014," ujar dia.
Berharap FIFA Membuka Mata
Meski situasinya sudah sulit untuk bisa berubah, Budiarto berharap FIFA bersedia membuka mata dan melihat situasi yang terjadi di Indonesia. Pasalnya Indonesia juga merupakan negara yang potensial dalam sepakbola, menyangkut potensi pasar, potensi penonton, dan pemain.
"Mestinya Sepp Blatter (presiden FIFA) melihat kesungguhan Pak Agum Gumelar yang sudah ke Swiss. Mungkin kita bisa melobi sekali lagi, mengundang tim dari FIFA untuk ke Indonesia, undangan atas nama Komite Normalisasi. Paling lama seminggu, FIFA bisa mendapat gambaran kondisi riil di Indonesia," ujarnya.
"AFC (federasi sepakbola Asia) juga bisa beri masukan. FIFA juga bisa berbincang dengan media, dengan LPI. Jadi enak, bisa mendapat masukan."
Bulan ini FIFA dua kali mengeluarkan keputusan soal Indonesia yang pertama dirilis pada tanggal 4 April dan yang kedua pada 21 April. Inti dari dua keputusan itu sama. Salah satunya adalah menganggap tidak eligible empat nama yakni Nurdin Halid, George Toisutta, Nirwan D Bakrie, dan Arifin Panigoro.
Untuk Nurdin, dia memang tidak layak karena merupakan mantan narapidana--Sesuatu yang memang dilarang dalam aturan FIFA. Sedang penolakan untuk tiga nama lainnya menimbulkan sejumlah penolakan.
Pengamat sepakbola Budiarto Shambazy menilai bahwa dari tiga nama yang ditolak itu, dua nama yakni Arifin Panigoro dan Nirwan Bakrie sebenarnya memiliki rekam jejak yang bagus. Dengan adanya penolakan itu membuat bisa muncul masalah baru.
"Akan banyak masalah baru. Contoh LPI yang sudah jalan, lalu mau diapain? Arifin Panigoro tidak boleh maju, ada risiko LPI bisa bubar. Itu bahayanya," ujar Budiarto dalam perbincangan dengan detikSport, Kamis (21/4/2011) malam WIB.
"Untuk Nirwan, bahayanya dia berpikir: saya sudah tidak ada peran, lalu mau apa? Untuk apa saya beli klub, kirim pemain ke luar negeri. Kerugian lebih besar," ulas wartawan senior tersebut.
Budiarto mengatakan keputusan FIFA itu juga membuat reformasi sepakbola Indonesia di ambang kegagalan. "Sudah telat. Reformasi gagal. Keadaan ini ibaratnya lose-lose solution. Kegagalan reformasi sepakbola ini akibat FIFA mengesampingkan fakta di lapangan," jelasnya.
Untuk saat ini, Budiarto menilai bahwa Indonesia hanya bisa menerima saja keputusan dari FIFA. "Percuma, bila melawan nanti dibilang ngambek, bisa di-banned. Terima saja dengan cemas. Menurut saya reformasi sepakbola gagal dan hanya ganti ketua umum baru."
"Kita sudah lelah perjuangkan reformasi. Pihak reformasi sudah, yah let's see saja keadaannya. Antusiasme sudah turun drastis, kerasa banget. Saya ngobrol dengan banyak kalangan soal ini, mereka udah terima kalau sudah gagal."
Dua calon yang menurut Budiarto memiliki kapabilitas sudah dilarang oleh FIFA. Risikonya adalah munculnya nama-nama baru yang belum teruji. Bahkan tidak menutup kemungkinan posisi PSSI-1 bakal diisi orang partai.
"PSSI bisa menjadi vote-getter untuk 2014," ujar dia.
Berharap FIFA Membuka Mata
Meski situasinya sudah sulit untuk bisa berubah, Budiarto berharap FIFA bersedia membuka mata dan melihat situasi yang terjadi di Indonesia. Pasalnya Indonesia juga merupakan negara yang potensial dalam sepakbola, menyangkut potensi pasar, potensi penonton, dan pemain.
"Mestinya Sepp Blatter (presiden FIFA) melihat kesungguhan Pak Agum Gumelar yang sudah ke Swiss. Mungkin kita bisa melobi sekali lagi, mengundang tim dari FIFA untuk ke Indonesia, undangan atas nama Komite Normalisasi. Paling lama seminggu, FIFA bisa mendapat gambaran kondisi riil di Indonesia," ujarnya.
"AFC (federasi sepakbola Asia) juga bisa beri masukan. FIFA juga bisa berbincang dengan media, dengan LPI. Jadi enak, bisa mendapat masukan."
Jumat, 15 April 2011
Janu: Along Sangat Luar Biasa

Noh Alam Shah menjadi bintang Arema Indonesia dengan memborong empat gol kemenangan timnya. Pelatih Miroslav Janu memuji permainan penyerang asal Singapura itu.
Alam Shah dalam mood yang sempurna sore itu. Penempatan posisi, determinasi, naluri, ketenangan, semuanya dimiliki sang kapten Arema. Bahkan, upaya PSPS mengganti kiper Dede Sulaiman kepada Fance Harianto tak mampu menghentikannya.
“Along bermain luar biasa. Tapi lawan memang bermain sangat bagus dan berani bermain terbuka. Babak pertama kita agak kesulitan karena lawan unggul lebih dulu. Beruntung pemain bisa menguasai keadaan dan membalikkan skor,” ucap Janu.
Walau memang, Arema bukannya tanpa cacat. Bek kanan yang ditinggalkan Zulklifly Syukur karena akumulasi kartu kuning, menjadi titik lemah Singo Edan. Dua pemain yang dipasang bergantian, Benny Wahyudi dan Juan Revi, tak menutupi keroposnya sektor kanan.
Dari sinilah gelandang maupun striker PSPS lebih efektif dalam menusuk jantung pertahanan Arema. Miro mengakui pergantian Benny Wahyudi kepada Juan Revi karena permainan bek tim nasional itu kurang maksimal. Sehingga ia pun melakukan perjudian dengan menempatkan Revi yang sejatinya gelandang bertahan.
Sayang pertandingan dicederai aksi mogok pemain PSPS selama enam menit setelah lahirnya gol kedua Arema. Pemain tamu menganggap Noh Alam Shah dalam posisi offside sebelum menyambar umpan Muhammad Ridhuan. Namun wasit Mardi tetap mengesahkan gol.
Keputusan wasit sudah tepat. Saat M Ridhuan melepas umpan, Along dalam posisi on side, walau saat menendang bola ia sudah berdiri di belakang pemain bertahan lawan. Setelah sempat mogok dan bergerombol di pinggir lapangan, pemain PSPS akhirnya bersedia meneruskan laga.
Babak kedua permainan tetap berlangsung menarik. Walau ketinggalan dan mendapat tekanan tuan rumah, tim berjuluk Asykar bertuah terus melakukan penetrasi. Berulang kali peluang sempat tercipta, walau ujungnya tidak bisa dikonversi menjadi gol.
Kubu PSPS mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Mereka tetap bersikukuh gol kedua Along berbau offside. Selain menganggap gol tersebut ‘tak halal’, pelatih Abdulrahman Gurning juga menyebut banyak keputusan tidak fair.
Misalnya gol yang sempat dicetak PSPS di penghujung babak kedua. Ia menilai wasit salah dalam mengambil keputusan karena pemainnya on side. “Permainan sebenarnya berlangsung bagus. Kedua tim sama menyerang. Tapi kami banyak dirugikan keputusan wasit,” kata Gurning selepas laga.
Menurut versinya, seharusnya skor imbang lebih objektif jika saja wasit bisa berlaku adil di lapangan. Dengan hasil ini, PSPS tetap berkutat di papan bawah klasemen. Sedangkan Arema FC mengoleksi 37 poin dan sementara merangsek ke urutan kedua menyalip Semen Padang.
Kamis, 14 April 2011
Sering Konsumsi Apel, Kolestrol 'Jahat' Pergi

Sebuah penelitian menyebutkan banyak mengkonsumsi apel setiap hari dapat membuat kadar kolestrol stabil.
Selain membuat kadar kolestrol stabil, konsumsi apel juga bisa menurunkan berat badan. Mereka menemukan fakta, wanita yang makan apel kering 75g sehari selama enam bulan, akan menyebabkan kolestrol jahat (LDL) menurun hampir seperempat.
Sebaliknya, senyawa lain yang terkait dengan penyakit jantung dan struk yakni kolestrol baik (HDL) juga akan turun sekitar empat persen.
Penelitian lain juga menyebutkan, perempuan yang banyak mengkonsumsi apel juga kehilangan rata-rata lebih dari 3 pon dalam berat, meskipun mengambil suatu tambahan 240 kalori per hari dari makan buah.
"Manfaat kolesterol dikatakan telah dipicu oleh apel adalah antioksidan, sedangkan efek melangsingkan telah dikaitkan dengan suatu senyawa yang dapat menekan nafsu makan," kata peneliti.
Seperti dikutip dari Daily Mail, mendapatkan manfaat yang setara dari apel segar adalah dengan mengkonsumsi apel sebayak empat atau lima kali sehari.
Dr Bahram Arjmandi, peneliti dari Florida State University mengatakan, dirinya tidak pernah menyangka konsumsi apel untuk mengurangi kolesterol jahat sejauh ini sangat luar biasa.
"Semua orang bisa mendapatkan keuntungan dari mengkonsumsi apel,"ujar Arjmandi dalam sebuah konferensi Experimental Biology di Washington.
Tangkal sejumlah penyakit
Sementara itu, tim peternakan apel merah mengatakan, apel sangat membantu untuk melindungi mata, sendi atau menangkal berbagai penyakit kronis seperti jantung, kanker , diabetes dan alzheimer.
Penguraian DNA apel pada Agustus 2010 oleh hampir 100 ilmuwan dari lima negara yang berbeda juga menjelaskan manfaat dari buah tersebut.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 65 juta tahun yang lalu, ketika komet diperkirakan telah menyapu bersih dinosaurus, tanaman yang akhirnya akan menimbulkan pohon apel mengalami perubahan besar dan cepat .
Perkembangan ini memungkinkan apel untuk beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang sulit dan mengirimkannya sepanjang jalur evolusi yang berbeda dari peach, raspberry, stroberi dan buah-buahan terkait lainnya.
Transjakarta Busway Untuk Tingkatkan Pelayanan, Jam Operasional Sampai Larut Malam Pukul 23.00 WIB

Untuk meningkatkan pelayanan Transjakarta Busway kepada masyarakat Jakarta khususnya yang melakukan perjalanan agak larut malam, maka mulai Jumat tanggal 18 Maret 2011 Transjakarta Busway akan melaksanakan uji coba penambahan jam operasional hingga pukul 23.00 WIB, pada Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Pada tahap awal, Transjakarta akan mengoperasikan 6 unit bus dari Halte Pluit dan 6 unit bus dari Halte Cililitan/PGC 2 untuk melayani penumpang di 14 halte dari 25 halte yang ada di koridor 9. Headway bus direncanakan setiap 10-15 menit.
Untuk penjualan tiket, jam pelayanan terakhir di halte Pluit dan Cililitan PGC 2 ditutup pukul 23.00 WIB, sedangkan jam tutup loket di halte-halte lain terlampir dalam jadwal. Pada halte-halte yang tidak melayani bus malam hari, jam operasional tetap sampai dengan pukul 22.00 WIB. Di setiap bus dipasang informasi bus malam hari.
Agar pelaksanaan penambahan jam operasional ini dapat berjalan dengan lancar dan mayarakat dapat mengetahui informasi tersebut, BLU Transjakarta juga melakukan kegiatan sosialisasi, mulai dari pemasangan spanduk yang ditempatkan di beberapa titik halte, informasi melalui media radio, televisi dan media cetak, media online dan informasi di peta jalur Unduh Transjakarta.
Jumat, 01 April 2011
Inem Pelayan Seksi Abad 21
Jangan salah, Istilah Inem Pelayan Seksi masih ada loh sampai sekarang. Malahan dijaman sekarang lebit hot dan fulgar boss. Kalau dulu image Inem seorang janda yang menjadi pembantu bahenol dan seksi. Nah imagenya ga jauh berbeda, tapi kalau “Inem” yang satu ini asli ga kuat boss....Bohay dan hot baget deh pokoknya…di jamin.. mak nyusss..hahahahahahahahaha....






Selasa, 22 Maret 2011
Tembang ilir ilir dan maknanya
Lir-ilir, lir-ilir
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,?
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…

Lir ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh? kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar. Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.

Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.

Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro. Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir. Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore. Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane. Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,?
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…

Lir ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh? kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar. Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.

Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.

Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro. Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir. Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore. Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane. Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
Langganan:
Postingan (Atom)