Senin, 31 Mei 2010

Laga PERSIJA VS AREMA INDONESIA cetak Rekor Penonton Terbanyak di ISL Tahun Ini


Daya tarik, laga Persija vs Arema Indonesia mencatat rekor terbanyak jumlah penonton dalam ISL tahun ini
Hadirnya lebih dari 80 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga Persija vs Arema Indonesia, memberikan pendapatan yang besar bagi Panpel Persija Jakarta. Informasi yang disampaikan petugas Panpel Persija, mengungkapkan bahwa pemasukan laga tadi sore sekitar 1,6 miliar. Itu hanya dari pembelian tiket yang dikoordinir Aremania. Belum dihitung, penghasilan tiket dari Jakmania.

Menariknya lagi, bila melihat di layar kaca, atau di lapangan sendiri, juga terdapat beberapa papan a-board, seperti promosi sebuah perguruan tinggi swasta di Malang dan perusahaan susu yang juga berdomisili di Malang. Hal ini juga memberikan penghasilan tersendiri bagi Panpel Persija.

Bahkan, menurut Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy, laga Persija vs Arema Indonesia tercatat sebagai jumlah penonton terbanyak di ISL, selama ini maksimal 50 ribu, tapi sore tadi lebih dari 82 ribu, berdasarkan jumlah tiket yang terjual, belum yang tidak bertiket. Hebatnya lagi, penonton mempertemukan kedua suporter besar, yang sama-sama menjunjung tinggi ketertiban dan perdamaian. (agh)

ALLIANZ UTAMA INDONESIA



Tingkat Asia, Supporter Indonesia No.2! Tingkat Nasional Arema No.1





Supporter – Pada waktu Arema Indonesia Football Club / AIFC menjamu Persijap Jepara diajang piala indonesia beberapa waktu lalu MalangSoccerNews / MSN berkesempatan bincang-bincang kepada CEO PT.Liga Indonesia Joko Driyono yang memang bertepatan melihat pertandingan pembuka piala indonesia.Joko Driyono menyatakan bahwa menurut AFC Indonesia bertengger diurutan ke-2 se Benua Asia untuk urusan Animo Supporter yang mengunjungi Stadion di Setiap pertandingan ISL setelah Jepang.

Jepang yang saat ini menduduki peringkat pertama untuk urusan banyaknya penonton.Level tersebut merupakan hasil dari setiap negara di asia yang oleh AFC dinyatakan layak untuk menggelar Super League.Karena AFC telah memverifikasi negara mana saja yang layak untuk menggelar ajang ini.Mengapa seperti Singapore,Malaysia yang dulunya telah bisa mengadakan Super League untuk mulai kompetisi tahun kemarin tidak diperkenankan oleh AFC untuk menggelar ajang tersebut karena sistem penyelenggaraan bola di tempat tersebut kurang memenuhi Syarat.

AFC mulai kompetisi tahun kemarin telah mempunyai tema baru untuk setiap negara yang menyelenggarakan Super League yakni The New Super League yakni yang juga dijalankan juga oleh indonesia di ajang ISL ini.Mengapa aturan tersebut sangat ketat dan menerapkan tema yang baru AFC menyatakan bahwa partisipasi negara-negara di Asia Sedikit mengikuti Piala Dunia atau World Cup.Bahkan Negara-negara di Asia jarang bisa memenangkan bidding tuan rumah piala dunia untuk itu,guna meningkatkan kualitas tersebut,pelu dilakukan evaluasi dan penilaian ulang disetiap liga di Asia.

Untuk urusan supporter Indonesia memang berada diperingkat dua.Bahkan Team Arema Indonesia Football Club / AIFC di ISL mencatakan dirinya menjadi yang tertinggi di Indonesia dalam hal Penontong yang datang ke stadion Kanjuruhan di Setiap pertandingan Home Arema.Berdasarkan data dari PT Liga Indonesia jumlah penonton pertandingan Arema dengan lawannya mampu menembus lebih dari 35 ribu orang.Hanya Persija yang mampu mengimbangi, namun hanya sekali.(Gilank/we)

Sumber : wearemania.net

Arema Indonesia Ditunggu Pesta Rakyat


VIVAnews - Juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Arema Indonesia siang ini meninggalkan Jakarta untuk kembali ke Malang. Selanjutnya Singo Edan akan mengikuti Pesta Rakyat pada 2 Juni 2010.

Arema berhasil mengunci gelar juara ISL musim ini setelah menahan imbang PSPS 1-1 di Pekanbaru, 26 Mei 2010. Gelar juara Singo Edan semakin lengkap setelah berhasil mengalahkan Persija 5-1 di laga pamungkas, Minggu, 30 Mei 2010.

Menurut Asisten Pelatih Arema, Liestiadi, Arema akan bertolak ke Malang siang ini sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada perayaan khusus yang mereka lakukan di Jakarta usai membantai Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Liestiadi juga mendengar adanya penyambutan resmi di Malang. "Kemungkinan hanya disambut oleh Aremania. Aksi ini juga hanya spontanitas saja," kata Liestiadi saat dihubungi VIVAnews, Senin, 31 Mei 2010.

Liestiadi menambahkan, penyambutan resmi akan digelar 2 Juni 2010. Acara ini akan dirangkai dalam sebuah pesta rakyat. "Tempatnya masih belum ditentukan. Namun acara akan digelar mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB," kata Liestiadi.

"Malamnya kita baru menggelar pesta selamatan dengan manajemen," pungkasnya.

Pada pesta rakyat nanti, tim Arema rencananya akan diarak keliling kota dengan menggunakan truk trailer. Sayang dalam acara ini, Arema belum bisa memerkan trofi resmi ISL karena baru akan diserahkan pada perang bintang 6 Juni 2010.

Sebagai gantinya, Arema akan membawa replika trofi ISL yang mereka terima usai menahan imbang PSPS. Kerusuhan yang terjadi usai pertandingan memaksa penyelenggara menyeragkan replika trofi tersebut di Hotel Jatra, Pekanbaru.

Minggu, 30 Mei 2010

Arema Tutup Super League dengan Kemenangan Besar


Jakarta (ANTARA News) - Arema sukses menutup Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 dengan kemenangan besar 1-5 dari tuan rumah Persija di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu.

Gol kemenangan Arema dicetak oleh Esteban menit 7, Pierre Njanka menit 45, Roman Chemlo menit 66 dan 74, Noh Alamsyah menit 70. Gol balasan Persija dicetak Bambang Pamungkas menit 60.

Arema yang telah memastikan diri menjadi juara ISL 2009/2010 bermain tenang. Bola kaki dari ke kaki terus diperagakan guna menggempur pertahanan tim tuan rumah Persija Jakarta.

Hasilnya pada menit 7 gelandang Arema Esteban mampu menjebol gawang M. Yasir lewat tendangan bola mati setelah Noh Alamsyah dijatuhkan oleh penjaga gawang Persija.

Unggul 0-1 tidak membuat Akhmad Bustomi dan kawan-kawan mengendurkan serangan. Meski Persija juga memberikan perlawanan yang tidak kalah sengit melalui Bambang Pamungkas dan Emalue Serge.

Terus menekan anak asuh Robert Alberts mampu menggandakkan kedudukan menjadi 0-2 lewat tendangan pinalti Pierre Njanka pada menit 45.

Tendangan pinalti diperoleh setelah pemain belakang Persija Abanda Herman menyentuh bola dikotak terlarang dan wasit Oki Dwi Putra langsung menunjuk titik putih.

Keputusan wasit diternyata ditolak oleh Abada Herman. Keributan kecil terjadi sehingga wasit Oki Dwi Putra langsung memberikan kartu merah pada pemain yang bernomor punggung empat itu. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 0-2 untuk Arema.

Akibat kasus itu dan membludaknya penonton, pertandingan babak kedua terhenti beberapa menit. Setelah bisa dikondisika oleh panpel dan pihak keamanan pertandinganpun kembali digelar.

Arema mendapatkan dukungan sekitar 40 ribu suporter fanatiknya yaitu Aremania terus menekan Persija yang juga mendapatkan dukungan penuh dari Jak Mania.

Hilang Abanda Herman dan bermain 10 orang membuat pusing pelatih Benny Dolo. Agar mampu membendung serangan Arema mantan pelatih timnas itu menarik Agus Indra dan digantikan Leonard Tupamahu.

Pergantian pemain itu ternyata cukup ampuh. Persija berhasil memperkecil ketertinggalannya lewat Bambang Pamungkas pada menit 60.

Tak ingin terkejar Aremapun bangkit. Serangan demi serangan terus dilakukan. Hasilnya Roman Chemlo mampu menjebol gawang M. Yasir setelah mendapatkan umpan terukur dari M. Ridhuan pada menit 66 sehingga merubah kedudukan menjadi 1-3.

Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan Arema. Empat menit berselang giliran Noh Alamsyah menambah pund-pundi gol sehingga menjadi 1-4 untuk Arema.

Pada menit 74, Roman Chemlo kembali menjebol gawang M. Yasir setelah mendapatkan umpan dari Dendi Santoso sehingga merubah kedudukan menjadi 1-5.

Tertinggal jauh membuat semangat tuan rumah mengendur. Terbukti hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Oki Dwi Putra kedudukan tetap 1-5 untuk Arema Indonesia.

Kemenangan ini langsung dirayakan oleh puluhan ribu suporter Arema yang khusus dari Malang yang saat ini memadati stadion terbesar di Indonesia itu.

(ANT/S026)

Jumat, 28 Mei 2010

Ribuan Aremania Bakal 'Serbu' Jakarta


Juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Arema Indonesia, akan bertandang ke markas Persija Jakarta, Minggu, 30 Mei 2010. Dalam duel ini, Singo Edan bakal didampingi ribuan fans setianya, Aremania.

Ketua Rombongan Aremania untuk angkutan kereta, Ponidi menyatakan, pihaknya telah memborong 12 gerbong untuk keberangkatan Sabtu, 29 Mei 2010. Sedangkan untuk hari Jumat, Aremania hanya memborong 3 gerbong saja.

"Sampai saat ini, yang sudah terdata menggunakan kereta ada sekitar 2.000 Aremania. Namun banyak juga yang berangkat sendiri-sendiri," kata Ponidi saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 27 Mei 2010.

Menurut Ponidi, selain menggunakan angkutan kereta, Aremania bakal bertolak ke Jakarta dengan bus. Jumlahnya bahkan tak kalah banyak dibandingkan dengan Aremania yang menggunakan kereta. "Jadi totalnya bisa mencapai 8.000-an," katanya.

"Yang naik kereta hari Sabtu bakal tiba di Senen, Minggu (30/5) pagi. Setelah itu kami akan langsung bertolak ke Senayan," jelas pria yang juga Koordinator Aremania Wilayah Stasiun (Malang) tersebut.

Arema akhirnya berhasil merebut gelar juara ISL 2009/2010 meski masih menyisakan satu pertandingan lagi. Singo Edan kokoh di posisi puncak klasemen setelah menahan imbang PSPS 1-1, di Pekanbaru, Rabu (27/5).

Duel terakhir Arema vs Persija akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. (mt)

• VIVAnews

Rabu, 26 Mei 2010

Arema Indonesia Juara Liga Indonesia


VIVAnews - Arema Indonesia memastikan menjadi juara Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Skor 1-1 melawan PSPS Pekanbaru, cukup buat Arema menjadi pemuncak ISL musim ini.

Hingga peluit babak kedua ditiup, skor tidak berubah seperti di babak pertama yakni 1-1. Penonton yang sebagian besar didominasi pendukung tuan rumah menjadi saksi ekspresi kegembiraan Arema di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Rabu 26 Mei 2010.

Pendukung tim Singo Edan juga tak kuasa meluapkan kegembiraan. Meski pertandingan di babak kedua sempat diwarnai adu jotos dari dua kesebelasan.






Gol pertama pertandingan ini dicetak striker Arema M Noh Alam Shah. Gol di menit ke-39 itu hasil umpan cantik dari Muhamad Ridhuan.

PSPS Pekanbaru membalas lewat hadiah penalti setelah dijatuhkannya Putut Waringin Jati oleh pemain Arema asal Kamerun, Pierre Njanka. Eksekusi penalti di menit ke-47 oleh Dzumafo Herman Epandi mengubah skor menjadi 1-1.

Kedudukan ini tak berubah sampai akhir pertandingan. Alhasil, Arema menjadi juara Liga Super Indonesia.

Arema meraih 70 poin dari 33 laga. Tak terkejar lagi oleh rival terdekatnya, Persipura Jayapura yang hanya bisa meraih poin maksimal 69. (one)